SELAMAT DATANG

Selamat Datang di MUJA-SHONI3.BLOGSPOT.COM. Blog ini menawarkan berbagai informasi. Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi ANDA.

Senin, 06 Desember 2010

KONSEP DASAR PENGUJIAN HIPOTESIS

Semula hipotesis dari bahasa yunani yangmempunyai dua kata ialah kata “hupo”(sementara) dan “thesis” (pernyataan atau teori). Karena hipotesis merupakan pernyataan sementara yang masih lemah kebenarannya. Kemudian para ahli menafsirkan arti hipotesis adalah sebagai dugaan terhadap hubungan antara dua variable atau lebih. Sehingga dapat diartikan bahwa hipotesis adalah jawaban atau dugaan sementara yang harus diuji lagi kebenarannya.

  1. BENTUK-BENTUK HIPOTESIS

  1. Hipotesis Deskriptif
Hipotesis deskriptif adalah dugaan tantang nilai suatu variable mandiri. Tidak membuat perbandingan atau hubungan. Sebagai contoh bila rumusan masalah penelitian sebagai berikut ini, maka hipotesis (jawaban sementara) yang dirumuskan adalah hipotesis deskriptif.
Dalam perumusan hipotesis statistik, antara hipotesis nol (Ho) dan hipotesis alternative (Ha) selalu berpasangan, bila salah satu ditolak, maka yang lain diterima sehingga dapat dibuat keputusan yang tegas, yaitu kalau Ho ditolakpasti Ha diterima.

Contoh hipotesis deskriptif
Suatu bimbingan tes menyatakan bahwa murid yang dibimbing di lembaga itu, paling sedikit 90% dapat diterima di perguuan tinggi negeri. Rumusan hipotesis statistic adalah:
Ho : µ ≥ 0.90
Ha : µ <0.90

  1. Hipotesis Hubungan (Asosiatif)
Hipotesis asosiatif adalah suatu pernyataan yang menunjukkan dugaan tentang hubungan antara dua variable atau lebih. Contoh rumusan masalahny adalah “apakah ada hubungan anatara Gaya Kepimpinan dengan Efektivtas Kerja?”. Rumus dan hipotesis nolnya adalah: Tidak ada hubungan antara gaya kepimpinan dengan efektivitas kerja.

Hipotesis statistiknya adalah:
Ho : ρ=0
Ha : ρ≠0

  1. Taraf Kesalahan Dalam Pengujian Hipotesis

Pada dasarnya menguji hipotesis itu adalah menaksir parameter populasi berdasarkan data sampel. Terdapat dua cara menaksir yaitu, a point estimate dan inteval estimate atau sering disebut confidence interval. A point estimate adalah suatu taksiran parameter populasi berdasakan satu nilai data sampel. Sedangkan interval estimate adalah suatu taksiran parameter populasi berdasarkan nilai interval data sampel.

Menaksir parameter populasi yang menggunakan point estimate akan mempunyai resiko kesalahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang menggunakan interval estimate. Menaksir daya tahan kerja orang Indonesia 10 jam/hari akan mempunyai kesalahan yang lebih besar bila dibandingkan dengan nilai taksiran antara 8 sampai dengan 12 jam. Makin besar interval taksirannya maka akan semakin kecil kesalahannya. Biasanya dalam penelitian kesalahan taksiran ditetapkan lebih dahulu, yang digunakan adalah 5% dan 1%.

  1. Dua kesalahan Dalam pengujian Hipotesis

Dalam menaksir parameter populasi berdasarkan data sampel, kemungkinan akan terdapat dua kesalahan yaitu:
  1. Kesalahan Tipe I adalah suatu kesalahan bila menolak Ho yang benar (seharusnya diterima). Dalam hal ini tingkat kesalahan dinyatakan dengan α.
  2. Kesalahan Tipe II adalah bila menerima hipotesis yang salah (seharusnya ditlolak). Tingkat kesalahan untuk ini dinyatakan dengan β.

  1. Kritik Dan Saran

Penulis sangat mengharapkan agar setelah membaca makalah ini, pembaca dapat memberikan kritik dan sarannya kepada penulis.

4 komentar:

  1. wah,........
    materinya kurang menarik...cuy...

    BalasHapus
  2. apa bedanya statistik sama statistika??

    BalasHapus
  3. Statistik
    merupakan kumpulan dari data – data yang sering dinyatakan atau disajikan dalam bentuk daftar/ tabel, diagram garis, diagram batang, diagram lingkaran, histogram, polygon frekuensi dan ogive yang mengambarkan suatu persoalan tertentu.

    Statistika bisa diartikan sebagai ilmu yang mempelajari / mendasari tentang bagaimana pengumpulan data, pengolahan data, penganalisaan data sampai dengan penarikan kesimpulan yang benar.

    BalasHapus
  4. Nice blog
    Kunjungi ittelkom-sby.ac.id

    BalasHapus